Perkembangan Teknologi Informasi khususnya teknologi
yang berbasis Android atau smartphone dewasa ini dirasa sangat
pesat dan hal ini berpengaruh terhadap aspek kehidupan sosial termaksud
transportasi. Hampir semua perusahaan telah memanfaatkan sistem informasi
berbasis smartphone. Hal ini juga berpengaruh pada bidang
transportasi , dapat kita lihat sekarang ini beberapa perusahaan atau badan
usaha yang menjalankan bisnisnya dengan menggunakan aplikasi pada smartphone.
Dalam kasus ini Uber Taxi adalah salah satunya. Uber merupakan
perusahaan rintisan dan perusahaan jaringan transportasi asal San Francisco,
California, yang menciptakan aplikasi bergerak yang menghubungkan penumpang
dengan sopir kendaraan sewaan serta layanan tumpangan. Perusahaan ini mengatur
layanan penjemputan di berbagai kota di seluruh dunia. Mobil dapat dipesan
dengan mengirim pesan teks atau memakai aplikasi bergerak khusus pilihan
terakhir juga bisa digunakan untuk melacak lokasi mobil pesanan pengguna.
Uber adalah perusahaan rintisan dan perusahaan
jaringan transportasi asal San Francisco, California, yang menciptakan aplikasi
bergerak yang menghubungkan penumpang dengan sopir kendaraan sewaan serta
layanan tumpangan. Perusahaan ini mengatur layanan penjemputan di berbagai kota
di seluruh dunia. Mobil dapat dipesan dengan mengirim pesan teks atau memakai
aplikasi bergerak khusus—pilihan terakhir juga bisa digunakan untuk melacak
lokasi mobil pesanan pengguna. Awalnya, para sopir Uber menggunakan mobil
Lincoln Town Car, Cadillac Escalade, BMW 7 Series, dan Mercedes-Benz S550.
Setelah 2012, Uber meluncurkan UberX, yaitu pengayaan jenis mobil agar
terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Pada tahun 2012, Uber mengumumkan
rencana perluasan operasinya yang mencakup tumpangan menggunakan taksi. Bulan
Juni 2014, Uber mengakhiri periode pendanaan yang menaikkan nilai perusahaan
menjadi US$18,2 miliar. Meski Uber belum merilis nama-nama investornya,
Fidelity Investments diduga-duga merupakan investor terbesarnya.
Ada beberapa keuntungan dengan menjadi pengguna Uber, yaitu.
- MURAH. Tarif Taksi Uber lebih murah dibanding taksi konvensional (Bluebird, Taxiku, Express, dll). Tarifnya pun sangat jelas terdiri dari rental cost, fuel cost and driver cost.
- NYAMAN. untuk kelas UberX kenyamanannya masih terbilang sama dengan taksi konvensional, perbedaannya akan sangat terasa saat kita menggunakan UberBlack yang menggunakan mobil mewah. Dalam hal ini tarif berbanding lurus dengan kualitas yang disediakan
- CASHLESS. Hal ini dapat menjadi sebuah keuntungan ataupun kerugian bagi pengguna, karena tiap pengguna memiliki presepsi yang berbeda dalam menentukan metode pembayaran. Bagi sebagian orang hal ini menjadi sebuah keuntungan karena dirasa lebih simple dengan tidak menggunakan cash (tunai)
- CEMILAN DAN MINUMAN. Dalam beberapa survei Uber menyediakan beberapa cemilan baik itu berbentuk sekadar permen sampai beberapa buah Bengbeng. Kalau perihal minuman biasanya tersedia aqua botol mulai dari kecil sampai ukuran tanggung. Tapi hal ini tidak pasti karena ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa Uber tidak menyediakan cemilan maupun minuman sedikitpun.
Dengan kehadiran Uber Taksi di
Indonesia, dapat menjadi opsi tambahan bagi pelanggan dalam berpergian. Mode
Transportasi pribadi yang menawarkan jasa antar-jemput dengan memanfaatkan
teknologi smartphone sebagai media pemesanan dan pembayaran.
Untuk
pengembangan lebih lanjut maka saya memberikan saran yang dapat membantu Uber Taksi
Indonesia dalam mengembangkan jasanya di Indonesia, antara lain.
- Perlunya penambahan armada taksi untuk memperluas jangkauan dan mempercepat proses penjemputan penumpang.
- Untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi di Playstore, ada baiknya metode pembayaran bukan hanya dengan kartu kredit melainkan juga dapat menggunakan debit. Hal ini dapat menambah jumlah pengguna Uber dengan memperluas kalangan yang dapat menggunakannya.



0 komentar:
Posting Komentar